Pembobolan Data Server KPU, Begini Tanggapan Pakar Keamanan Siber
Ragam Kamis, 30 November 2023 22:50 WIB

Pembobolan Data Server KPU, Begini Tanggapan Pakar Keamanan Siber



Pembobolan data yang diduga dialami oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) terjadi pada data 204 juta daftar pemilih tetap (DPT) melalui akun milik administrator. Penelusuran tersebut dilakukan oleh KPU bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Sebelumnya, akun Jimbo di situs peretasan BreachForums mengunggah dugaan kebocoran data yang diperoleh dari situs KPU pada Senin (27/11) pukul 09.21 WIB. Akun tersebut menampilkan beberapa tangkapan layar dari situs web cek DPThttps://cekdptonline.kpu.go.id/.
dan mengklaim bahwa data yang bocor berupa nama, nomor induk kependudukan (NIK), tanggal lahir, dan alamat. Pengunggah mengklaim memiliki lebih dari 250 juta (252.327.304) data. Dia menyediakan 500.000 data sebagai sampel.

Jimbo menjual data yang bocor tersebut dengan harga 2 BTC atau USD 74.000 (Rp 1,14 miliar).

"Kami sekarang sedang mencari bantuan dari Satgas Siber. Saat ini adalah BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara)," kata Ketua Departemen Data dan Teknologi Informasi KPU Betty Epsilon Idrus, seperti dikutip dari Antara, Selasa (28/11).

Selain itu, pihaknya juga melakukan penelusuran bersama Biro Siber Bareskrim dan BSSN.

Setelah mendapat informasi terkait dugaan kebocoran data pemilih yang dilakukan oleh 'Jimbo', pihaknya langsung melakukan penelusuran dan bekerja sama dengan kementerian terkait. Tujuannya adalah untuk mengetahui sumber data yang diduga bocor tersebut.

"Jadi pertama-tama kita harus cek dulu. Seperti apa datanya, seperti apa bentuknya, dicek dan ditelusuri, kata Betty.

Data pemilih
Prathama Persada, Ketua Lembaga Keamanan Siber CISSReC , mengungkapkan penelusuran yang dilakukan pihaknya menemukan sampel data dari DPT dan Jimbo yang ada di KPU.

Tim Sislek juga berusaha memverifikasi data sampel yang diberikan secara acak melalui situs cekdpt, namun data yang dipublikasikan oleh situs cekdpt identik dengan data sampel yang dibagikan oleh peretas Jimbo,". Ia menyatakan dalam sebuah siaran pers.

"termasuk nomor TPS tempat pemilih terdaftar," lanjut Pratama.
Ia mengklarifikasi bahwa data yang diklaim telah dibobol memang berjumlah 252 juta unit. Namun, ada beberapa data yang digandakan. Jimbo kemudian menyaring dan menghasilkan 204.807.203 data unik.

"Pratama menyatakan bahwa jumlah tersebut hampir sama dengan jumlah pemilih dalam DPT tetap KPU yang memiliki total 204.807.222 pemilih dari 514 kabupaten/kota dan 128 perwakilan nasional"di Indonesia.

Ia menduga Jimbo mendapatkan akses ke data DPT melalui metode pencurian kredensial (username dan password) administrator KPU .

Hal ini didasarkan pada tangkapan layar yang dibagikan oleh Jimbo , yang tampaknya berasal dari halaman dasbor pengguna di situs web KPU.

"Jimbo kemungkinan menggunakan teknik phishing, rekayasa sosial, dan malware untuk mendapatkan akses masuk dengan peran admin KPU dari domain sidalih.kpu.go.id.

Menurut Pratama, jika benar, hal ini berbahaya bagi pemilu karena dapat digunakan untuk menghitung ulang suara atau mengubah hasil penghitungan berjenjang.

"Hal ini tentu saja sangat berbahaya dalam pemilu demokratis yang akan datang. Hal ini karena akun-akun dengan peran administrator dapat digunakan untuk mengubah hasil penghitungan suara, katanya.

"Hal ini tentu saja akan merugikan Partai Demokrat dan bahkan dapat menyebabkan kekacauan dalam skala nasional."

CISSReC juga  mengusulkan adanya audit dan forensik terhadap sistem keamanan dan server KPU untuk mengetahui penyebab kebocoran tersebut.

"Sembari melakukan investigasi, tim IT KPU sebaiknya mengganti username dan password semua akun yang memiliki akses ke sistem KPU, tambahnya.

"Hal ini akan mencegah pengguna yang awalnya berhasil didapatkan oleh peretas untuk digunakan kembali."

.

Redaksi
119

Berita Terkait

Ragam
Selasa, 02 April 2024 12:44 WIB
Shalat Malam Lailatul Qadar Dan Waktunya.

Bulan Ramadan telah memasuki hari ke-20. Pagi ini, umat Muslim akan melaksanakan salat Lailatul Qadar di hari ke-21 Ramadan. Setelah salat, dianjurkan untuk membaca doa malam Lailatul Qadar.

Ragam
Rabu, 13 Maret 2024 22:25 WIB
Ingin Citra Hotel Terjaga? Inilah Strategi Meningkatkan Ulasan Positif dari Tamu Hotel

Saat ini ulasan dari tamu online sangat berpengaruh terhadap penjualan kamar hotel. Jika hotel anda mendapatkan ulasan-ulasan yang positif dari tamu, kemungkinan besar tamu baru lainnya akan mengikuti untuk menginap di hotel anda

Ragam
Selasa, 05 Maret 2024 18:15 WIB
Mau Buat Undangan Syukuran Digital, MohonDatang.com Tempat yang Tepat

Undangan digital untuk syukuran penting karena memungkinkan tuan rumah mencapai audiens lebih luas dengan cepat dan efisien, mengurangi dampak lingkungan dengan menghindari penggunaan kertas, serta membantu perencanaan acara menjadi lebih terorganisir melalui pengiriman pengingat otomatis dan konfirmasi kehadiran secara digital.

Ragam
Minggu, 03 Maret 2024 11:24 WIB
Dear Hotel, Inilah 5 Langkah untuk Meningkatkan Pendapatan Hotel

Saat ini, hotel modern semakin mengandalkan teknologi untuk meningkatkan pendapatannya. Pendekatan yang semakin populer adalah program afiliasi OTA (agen perjalanan online). Program Mitra OTA memungkinkan hotel berkolaborasi dengan mitra online untuk meningkatkan pangsa pasar dan pada akhirnya mengoptimalkan pendapatan

Ragam
Sabtu, 02 Maret 2024 17:26 WIB
Bagaimana Caranya Memulai Bisnis Digital? Yuk Simak Video Ini

Memulai bisnis digital memerlukan pemahaman yang kuat tentang pasar dan kebutuhan konsumen, serta penguasaan teknologi yang relevan. Langkah pertama adalah melakukan riset pasar untuk mengidentifikasi peluang dan kebutuhan yang belum terpenuhi.

Ragam
Sabtu, 02 Maret 2024 09:35 WIB
Buat Website Masjid dan Aplikasi Pengelolaan Masjid Gratis di DeMasjid

Menjelang Ramadhan, peran masjid menjadi sangat penting karena menjadi pusat kegiatan masyarakat, lalu seberapa penting masjid memiliki website dan aplikasi masjid? Yuk simak

Logo

Pangandaran Info adalah situs informasi Pangandaran baik informasi dan berita regional maupuan informasi wisata Pangandaran.

© pangandaraninfo.com 2023, All Rights Reserved.