Melakukan Seks Tanpa Nikah  dapat Dipenjara 1 Tahun, Bagaimana Aturannya?
Ragam Kamis, 08 Desember 2022 18:40 WIB

Melakukan Seks Tanpa Nikah dapat Dipenjara 1 Tahun, Bagaimana Aturannya?

Pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana atau RUU KUHP menjadi Undang-Undang (UU) menciptakan polemik tersendiri beberapa waktu belakangan. Pasalnya ada pasal yang dinilai dapat mengganggu iklim investasi dan juga mengganggu pendapatan negara dari sektor pariwisata dan perjalanan.

Pengesahan UU ini bahkan menarik perhatian internasional. Salah satu yang disorot media asing merupakan larangan melakukan hubungan sex di luar pernikahan. Hal ini dikabarkan menyebabkan pelaku industri pariwisata di luar mempertanyakan nasib warga negaranya jika berwisata ke Indonesia. 

Lalu bagaimana sebenarnya hukum yang ditetapkan?

Mengutip draft final 6 Desember 2022 rancangan RUU KUHP, terdapat bagian yang mengatur soal perzinaan, yaitu bagian Keempat pada Bab XV tentang Tindak Kesusilaan. 

Pada bagian ini, ada pasal terkait persetubuhan atau hubungan seksual di luar pernikahan. Pada bagian penjelasan dipaparkan, hubungan seksual dimaksud dilakukan oleh laki-laki atau perempuan yang terikat dalam perkawinan dengan laki-laki atau perempuan bukan suami atau istrinya. Atau, oleh laki-laki atau perempuan tak terikat perkawinan dengan laki-laki atau perempuan yang diketahui terikat dengan perkawinan. Atau, laki-laki atau perempuan yang tak terikat perkawinan. 

Mengutip draft tersebut, pada pasal 411 ditetapkan, (1) setiap orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya, dipidana karena perzinaan, dengan pidana penjara paling lama 1 tahun atau pidana denda paling banyak kategori II.

Namun, pada ayat (2) disebutkan, tindak pidana tidak dilakukan penuntutan kecuali atas pengaduan oleh (a) suami atau istri bagi orang yang terikat perkawinan atau (b) orang tua atau anaknya bagi orang yang tidak terikat perkawinan. Dijelaskan, anak dimaksud merupakan berusia 16 tahun.

Dan, pada ayat (4) ditambahkan, pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan di sidang pengadilan belum dimulai.

Sontak pasal ini memproduksi pelaku industri perhotelan dan pariwisata 'kepanasan'. Sebab, industri yang memberikan jasa kenyamanan ini dikhawatirkan justru akan mengganggu kenyamanan tamu hotel. Karena, akan mendorong adanya prosedur menanyakan status pernikahan untuk tamu. 

Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, pasrah dengan keputusan DPR dan Pemerintah tersebut.

"Nggak ada yang dapat kami lakukan lagi, sudah disahkan. Kami sudah sampaikan masukan sebelum disahkan, bagaimana industri di dalam negeri ketika ini masih sedang berjuang untuk memulihkan pasar. Dan, akan terkena dampak dari aturan ini," kata Maulana untuk CNBC Indonesia, dikutip Kamis (8/12/2022).

"Kita lihat nanti bagaimana implementasinya, yang jelas tidak dapat hanya di satu area atau kondisi tertentu, pasti akan merata. Ini kan Undang-Undang," tambahnya.

Redaksi
381

Berita Terkait

Ragam
Senin, 20 Mei 2024 14:35 WIB
Deretan Hotel Bintang Berkualitas di Pangandaran 2024

Pantai Pangandaran, yang terletak di Provinsi Jawa Barat, adalah salah satu destinasi wisata yang diminati oleh banyak orang. Setiap tahun, wisatawan dari dalam dan luar kota ramai berkunjung ke sana.

Ragam
Senin, 13 Mei 2024 11:20 WIB
Aurora Borealis Menampilkan Kecantikannya di Inggris dan Belanda

Warga di bagian utara Eropa memiliki kesempatan langka untuk menyaksikan cahaya alami yang indah, yang dikenal sebagai aurora borealis, yang terjadi karena meningkatnya aktivitas matahari selama akhir pekan ini.

Ragam
Minggu, 28 April 2024 07:00 WIB
Ansania Hijab, Hijab Sejuta Umat Pilihan Anak Sekolah Hingga Selebritis

Apakah anda pernah mendengar nama brand hijab Ansania? atau pernah melihat kerudung dengan nama produk Saudia Ansania? ya Brand hijab asal Bandung memang menjadi pilihan banyak kalangan, dari anak sekolah hingga kalangan Artis.

Ragam
Selasa, 23 April 2024 15:37 WIB
Buat Undangan Khitanan Digital dengan Mudah Hanya di Khitanan.id!

Di era serba digital dan online ini, Anda tidak perlu lagi membagikan undangan kertas untuk menyampaikan undangan acara yang akan Anda laksanakan. Anda bisa membuat undangan online dengan mudah. Undangan Khitanan Online dikemas dalam bentuk web dengan desain yang kreatif serta fitur yang menarik.

Ragam
Selasa, 02 April 2024 12:44 WIB
Shalat Malam Lailatul Qadar Dan Waktunya.

Bulan Ramadan telah memasuki hari ke-20. Pagi ini, umat Muslim akan melaksanakan salat Lailatul Qadar di hari ke-21 Ramadan. Setelah salat, dianjurkan untuk membaca doa malam Lailatul Qadar.

Ragam
Rabu, 13 Maret 2024 22:25 WIB
Ingin Citra Hotel Terjaga? Inilah Strategi Meningkatkan Ulasan Positif dari Tamu Hotel

Saat ini ulasan dari tamu online sangat berpengaruh terhadap penjualan kamar hotel. Jika hotel anda mendapatkan ulasan-ulasan yang positif dari tamu, kemungkinan besar tamu baru lainnya akan mengikuti untuk menginap di hotel anda

Logo

Pangandaran Info adalah situs informasi Pangandaran baik informasi dan berita regional maupuan informasi wisata Pangandaran.

© pangandaraninfo.com 2023, All Rights Reserved.