KLHK Ungkap Penyebab Polusi Udara di Jakarta Memburuk dan Pencemaran Meningkat
Berita Pangandaran Senin, 14 Agustus 2023 07:49 WIB

KLHK Ungkap Penyebab Polusi Udara di Jakarta Memburuk dan Pencemaran Meningkat

Kementerian Lingkungan Hayati dan Kehutanan (KLHK) membantah bahwa polusi udara di Jakarta merupakan yang terburuk di dunia. Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Sigit Reliantoro mengatakan perlu Eksis Komparasi data Buat Memandang indeks kualitas udara di Ibu Kota.

"Sebetulnya Jika diframing bahwa kita itu terkotor, tercemar di Semua Mayapada Angka 1, itu yang perlu diluruskan. Kita belum menyaksikan sumber Kabar yang lain," kata Beliau dalam konferensi pers di KLHK, Jakarta Pusat pada Ahad, 13 Agustus 2023.


Ia pun merujuk pada situs aqcin.org. Dalam laman tersebut, Taraf polusi di Jakarta merupakan 160. Nomor ini Tetap lebih Bawah dibandingkan di Yangon Myanmar Yakni 211, Kopenhagen Denmark sebesar 500, dan Alaska di level 200. 

Dilansir dari laman Tempo, Sigit juga membeberkan Nomor polusi udara yang dihimpun oleh KLHK sejak 2018 hingga 2023. Berdasarkan data tersebut, bahkan Taraf polusi udara Jakarta selama Waktu pandemi dan pra-pandemi berada dalam kondisi baik. Kendati demikian, ia Tidak menampik terjadi peningkatan polusi pada beberapa bulan terakhir. Penyebabnya, kata dia, merupakan Unsur debu yang berkontribusi terhadap indeks kualitas udara di jakarta. 

Lebih lanjut, Sigit menjelaskan latar belakang kualitas udara di perkotaan Indonesia, khususnya Jakarta terlihat buruk. Pasalnya, pengukurannya berada di kawasan yang terhalang gedung, sehingga terjadi perputaran angin yang terjebak di Daerah itu.

"Kalau itu terjadi di gedung yang diapit maka yang terjadi angin itu Nir Dinamis di mana-mana, sehingga ini disebut pencemaran meningkat sekian kali dari basenya," kata dia.

Ditambah Sebab Dampak kendaraan motor, ia mengatakan polusi Nir Dapat Dinamis ke mana-mana sehingga Fokus pencemaran Mampu meningkat bahkan 10 kali dari kondisi yang ada. Menurutnya, hal itu yang sebetulnya Membikin terjadi Fokus pencemaran yang tinggi di Jakarta atau Sebab fenomena street canyon. 


Menurut Sigit, hal itu juga terjadi di kota Akbar lainnya di Tanah Air seperti Bandung. Sebab bentuknya berupa lembah, ia berujar polusi udara di bandung terjebak dan Cuma Mampu lolos Kalau Eksis hujan atau angin yang memecah jebakan polusi itu. 

Sementara itu, situs IQAir menilai kualitas udara Jakarta merupakan yang terburuk di Global pagi ini per pukul 06.14. Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta tercatat 170 poin atau masuk kategori Nir sehat dengan Fokus polutan Primer PM2.5 sebesar 93,2 mikrogram per meter kubik.

Konsentrasi PM2.5 di Jakarta Ketika ini 18.6 kali nilai Pedoman kualitas udara tahunan World Health Organization (WHO). Particulate Matter (PM2.5) merupakan partikel udara yang berukuran lebih Mini dari atau sama dengan 2.5 µm (mikrometer).

Adapun kota terpolusi di Global di Rendah Jakarta pagi ini berdasarkan situs tersebut, Yakni Dubai, Uni Emirat Arab (AQI: 157); dan Johannesburg, Afrika Selatan (AQI:156); Hanoi, Vietnam (AQI: 151); dan Doha, Qatar (AQI: 140).

Administrator
358

Berita Terkait

Berita Pangandaran
Kamis, 13 Juni 2024 03:04 WIB
Deklarasi Bangkok Tentang Sampah Laut Akan Segera Dilaksanakan

Jakarta-Komunitas Batukaraskuria, komunitas pencinta lingkungan yang aktif mengorganisasi kampanye lingkungan di wilayah pesisir, berharap Deklarasi Bangkok tentang pembuangan limbah di laut segera dilaksanakan.Yadi Setiadi, aktivis

Berita Pangandaran
Rabu, 12 Juni 2024 09:04 WIB
21.000 Petugas Mengawal Pelaksanaan "New Normal" Di Jawa Barat

Bandung-Gubernur Jawa Barat (JABAR) m Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan pihaknya akan terdiri dari 21 ribu polisi, 17 ribu personel polri dan 4 ribu

Berita Pangandaran
Rabu, 12 Juni 2024 03:04 WIB
Pemprov Promosi Pariwisata Cirebon Lewat "Cycling De Jabal 2024"

Cirebon-Pemerintah Negara Bagian Jawa Barat (PEMKAB Jabar) mengatakan gelaran "Cycling de Jabar2024" merupakan gelaran untuk menggalakkan sektor pariwisata di dalam dan sekitar Cirebon melalui kegiatan

Berita Pangandaran
Selasa, 11 Juni 2024 09:04 WIB
Akankah Anak-anak Tanpa Masker Dijaring Dan Dikarantina? Periksa Faktanya!

Jakarta (/JACX) - Melalui aplikasi perbincangan WhatsApp tentang razia yang dilakukan satuan polisi pamong praja dan bupati terhadap warga yang tidak menggunakan masker khususnya santriRazia

Berita Pangandaran
Selasa, 11 Juni 2024 03:04 WIB
Menangani Kelebihan Jalur Puncak, Dari Kereta Gantung Hingga Jalan Raya

Kabupaten Bogor - Padatnya volume kendaraan di jalur Puncak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat bukanlah hal baru. Berbagai wacana penanganan pun berputar-putar, mulai dari pembangunan

Berita Pangandaran
Senin, 10 Juni 2024 09:04 WIB
Tim Tanggap Cepat Jawa Barat Akan Pantau Objek Wisata Pesisir Saat Liburan Levaran

Tim Tanggap Cepat (Pemprov) Pemda Bandung-Jabar atau Jabar Quick Response (JQR) memantau dan mengedukasi warga tentang keselamatan di lokasi tempat wisata pesisir di wilayah Jawa

Logo

Pangandaran Info adalah situs informasi Pangandaran baik informasi dan berita regional maupuan informasi wisata Pangandaran.

© pangandaraninfo.com 2023, All Rights Reserved.