Berita Pangandaran
Akibat Cuaca Ekstrim, Nelayan Garut Mengungsi ke Pangandaran

Akibat Cuaca Ekstrim, Nelayan Garut Mengungsi ke Pangandaran

Oleh | Sabtu, 04 Februari 2012 18:02 WIB | 41 Views | Comments

Cuaca ekstrem berupa badai angin barat dan gelombang tinggi di perairan laut Kabupaten Garut bagian selatan langsung berdampak buruk pada aktivitas perekonomian nelayan tradisional. Ribuan nelayan tidak melaut dan sebagian besar lainya terpaksa pindah melaut mencari ikan ke laut Pangandaran, Kabupaten Ciamis.

"Saat ini para nelayan sama sekali tidak bisa melaut karena angin kencang dan gelombang tinggi di perairan selatan Garut. Banyak nelayan akhirnya mengungsi ke Pangandaran untuk mencari ikan," ungkap Sekjen Himpunan Nelayan Se-Indonesia (HNSI) Kabupaten Garut, Lukman Nurhakim, Jumat (27/1/12).

Kondisi cuaca ekstrem berlangsung sejak sebulan lalu. Puncaknya, dalam beberapa hari terakhir, angin kencang dengan kecepatan 50 knots per jam disusul gelombang setinggi lebih dari tiga meter menghantam dan memorakporandakan bangunan penginapan di sepanjang pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, selatan Garut. Bahkan kondisi kian parah karena air laut kembali naik pada Jumat (27/1).

Lukman mengungkapkan, akibat cuaca ekstrem itu, banyak nelayan tidak melaut. Sejumlah nelayan asal Kabupaten Garut yang memaksakan diri melaut akhirnya pindah mencari ikan ke Pangandaran karena di laut Pangandaran yang berbatasan dengan Jawa Tengah terdapat kawasan aman untuk melaut.

Menurut dia, kawasan laut Pangandaran terdapat daerah yang menghalangi kencangnya angin dari lautan sehingga para nelayan merasa aman saat beraktivitas melaut. "Di perairan Pangandaran terdapat tempat perlindungan dari angin, sehingga angin tidak terlalu besar mengancam keselamatan nelayan," tuturnya. Sumber PikiranRakyat

Informasi Pangandaran
Array





Apa komentar anda tentang Tulisan Akibat Cuaca Ekstrim, Nelayan Garut Mengungsi ke Pangandaran?

Berita Pangandaran Lainnya
H. Adang Hadari Gelar Sunatan Masal Jelang Idul Adha
Sabtu, 01 Agustus 2020 22:19 WIB
H. Adang Hadari Gelar Sunatan Masal Jelang Idul Adha
Dua hari sebelum Hari Raya Idul Adha 1441 H, H Adang Hadari wakil bupati Pangandaran mengajak masyarakat untuk berpuasa Salah satu ibadah sunnah, yakni puasa Tarwiyah dan Arafah, merupakan puasa sunnah dua hari sebelum Hari Raya Idul Adha dalam puasa sunnah dua hari sebelum Idul Adh
BUPATI PANGANDARAN DISAIN BATIK UNIK CIRI HAS KABUPATEN PANGANDARAN
Kamis, 03 Oktober 2013 00:11 WIB
BUPATI PANGANDARAN DISAIN BATIK UNIK CIRI HAS KABUPATEN PANGANDARAN
PANGANDARAN, (PRLM).- Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran, Endjang Naffandy membuat sesuatu yang dapat menjadi ciri khas. Yakni batik khas Kabupaten Pangandaran
Pasukan Lanud Wiriadinata Latihan Perang di Pangandaran
Sabtu, 28 September 2013 05:09 WIB
Pasukan Lanud Wiriadinata Latihan Perang di Pangandaran
PARIGI, (KP).- Sebanyak tiga kompi Pasukan TNI-AU Lanud Wiriadinata Tasikmalaya mengadakan latihan perang dilanjutkan bakti sosial kepada masyarakat setempat di Pangkalan Pos TNI-AU Kecamatan Parigi, Sabtu (24/8/2013)
Dana Hibah Untuk Kabupaten Pangandaran Belum Cair
Sabtu, 28 September 2013 05:04 WIB
Dana Hibah Untuk Kabupaten Pangandaran Belum Cair
Pemkab Ciamis Kucurkan Anggaran Rp 2 Miliar PANGADARAN, (PB).- Keluhan sejumlah dinas soal anggaran yang belum cair sehingga menghambat pelaya­nan kepada masyarakat mulai ada titik terang. Dinas Pendapatan,